TA’ARUF DAN MENIKAH

Published 10 Juni 2008 by indah ilmiah

Dalam masalah nikah/ sebelum nikah, katanya ada masa ta’aruf, apa maksud dan tujuannya? Dan berapa lama waktu yang diperbolehkan?
Aku punya teman, dia sangat mengerti tentang agama, karena dia pernah di pesantren 1 tahun, dan hafidz 2 juz, tapi disuruh nikah susah banget, karena sudah 3 tahun ini pacaran, giliran disuruh nikah diulur-ulur waktunya. Bagaimana hukumnya?

Jawaban:

Masa ta’aruf disebut juga masa khitbah. Para aktifis dakwah menyebutnya ta’aruf dan literatur ilmu fiqih menyebutnya khitbah. Yakni tenggang waktu yang diberikan oleh syariat kepada kedua calon pasangan suami istri setelah mereka memaklumkan maksud dan keinginan masing-masing, dengan tujuan untuk kembali berpikir apakah akan melanjutkannya pada jenjang pernikahan atau tidak. Masa tersebut tidak diberikan limit tertentu, namun harus tetap memiliki target tercepat agar tidak menjadi sia-sia atau membuka pintu maksiat kepada kedua calon suami istri.

Tentang teman yang Andriyani ceritakan, kedengarannya agak lucu. Di satu sisi Andri menganggapnya sangat paham agama dan di sisi lain ia melakukan maksiat dengan berpacaran. Seharusnya pertanyaan ukhti adalah mengapa orang yang paham agama kok tetap pacaran? Adapun tentang kenapa ia selalu mengulur-ulur waktu untuk menikah setelah ditawarkan oleh orang lain, jawabnya ada dalam kitab Fiqih Sunnah Sayyid Sabiq. Pertama, kemungkinan ia impoten dan kurang mampu menjadi laki-laki. Kedua, kemungkinan orang itu gemar maksiat. Membaca cerita ukhti tentang teman tersebut boleh jadi termasuk tipe yang kedua. Oleh karena itu cobalah kembali memberi semangat dan pandangan Islam untuk menikah. Mudah-mudahan ia tersadarkan dan segera mempersiapkan diri untuk menikah. Wallahu’alam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: